
Tetap fit dan produktif selama puasa dapat disiasati, meskipun perut harus kosong selama 12 jam. Berikut ini beberapa pendapat dari dr. Farouk Haffejee, pakar kesehatan dari Islamic Medical Association :
Menjaga stamina di siang hari saat puasa tidak bias didapat dengan asal mengonsumsi lebih banyak makanan saat sahur, yang penting adalah menyiasati agar makanan – terutama karbohidrat – yang dikonsumsi saat sahur bias tetap awet sebagai cadangan energi tubuh hingga siang dan sore hari.
Pilih jenis makanan – terutama karbohidrat- yang lebih lama dicerna usus, disebut juga karbohidrat kompleks, memerlukan waktu cerna sampai delapan jam. Yang termasuk jenis karbohidrat ini adalah : biji-bijian seperti gandum, oat dan beras merah.
Kadar gula – salah satu sumber energi tubuh - akan naik perlahan dan bertahan lebih lama di tubuh, sehingga tubuh kita punya cadangan energi yang cukup di siang hari
Makanan berserat lainnya juga bermanfaat untuk menahan lapar, seperti sayuran dan buah-buahan serta dapat kita serap vitamin C nya.
Sedangkan yang cepat dicerna usus (3 jam) adalah karbohidrat sederhana seperti gula, nasi dan tepung, makanan ini hanya mengenyangkan perut sebentar saja
Untuk menghindari dehidrasi, sebaiknya perbanyak minum air putih di malam hari dan hindari minuman berkafein maupun soft drink
thanks
BalasHapusvery helpful post