28 Mei 2009

NIKMATNYA NONTON BARENG

SAYANG, YANG KALAH GAK IKUT MERAYAKAN...

Photobucket

Celebration

Celebration

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

25 Mei 2009

NIKMATNYA KERJA BAKTI

Cerita yang tersisa dari kerja bakti dahlokers :

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket
Mang Idil

20 April 2009

Flu Singapura

Flu Singapura

Penyakit ini beberapa hai terakhir cukup menyita perhatian kita. Tidak jelas kenapa penyakit yang satu ini disebut Flu Singapura, padahal yang diserang adalah saluran pencernaan, bukan saluran pernafasan seperti flu umumnya.

Dalam dunia kedokteran, penyakit ini disebut hand, foot and mouth disease (HFMD) atau penyakit tangan, kaki dan mulut (KTM). Penyakit ini disebarkan oleh virus coxsackie dan enterovirus yang mudah menyebar pada musim pancaroba atau musim panas. Penyakit ini biasanya kebal terhadap orang dewasa, umumnya menyerang anak-anak umur 2 minggu sampai dengan 5 tahun, kadang 10 tahun.

Gejala :
Mula-mula demam ringan 2-3 hari, diikuti sakit leher, tidak nafsu makan, pusing dan sakit tenggorokan. Kemudian timbul ruam atau vesikel (lepuh kemerahan) dan sering menjadi bernanah, juga timbul papulovesikel (bintik-bintik merah dan tidak gatal) pada telapak kaki dan tangan. Kadang timbul ruam pada bokong. Penyakit ini akan baik sendiri dalam waktu 7-10 hari, jika dibarengi dengan lemas, muntah, diare atau komplikasi lain harus dirawat di rumah sakit.

Penyebaran :
Virus menyebar melalui kontak langsung dengan penderita, melalui pilek, ludah, tinja dan cairan bintil merah pada kulit. Sedangkan penyebaran tidak langsung melalui barang, handuk, mainan, baju, peralatan makanan yang terkontaminasi. Masa inkubasi 2-5 hari.

Tindakan :
Tidak ada tindakan khusus, apalagi pemberian vaksin, kecuali tindakan untuk mengurangi rasa sakit. Penderita harus cukup istirahat, yang harus diwaspadai adalah dehidrasi, mengingat penderita sulit makan dan minum.

Pencegahan :
- meningkatkan daya tahan tubuh
- hidup higienis, sering cuci tangan
- desinfeksi peralatan yang mungkin terkontaminasi
- hindari kontak dengan pasien
- jauhkan anak-anak yang mempunyai gejala infeksi dari keramaian (sekolah, pasar, transportasi umum, dll.)

Semoga bermanfaat bagi dahlokers

- disarikan dari berbagai sumber -

02 Maret 2009

Hati-hati penipuan (lagi)

Modus : Amplop berisi dokumen penting (seakan-akan) terjatuh

Penipuan dengan modus ini sebenarnya sudah pernah terjadi di banyak daerah, tetapi ternyata masih terjadi lagi.

Pelaku biasanya sengaja menjatuhkan sebuah amplop coklat tertulis "dokumen penting" di jalan yang orang dengan mudah menemukannya, ada juga yang sengaja dijatuhkan di depan rumah.

Orang yang menemukan pasti penasaran untuk membuka amplop tersebut, tentunya inigin mengembalikan kepada yang punya.

Amplop coklan tersebut berisi : Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) atas nama PT Mico Graha Pavindo Surabaya.
SIUP Tepu

Cek Bank Rakyat Indonesia (BRI) senilai Rp. 4.700.000.000 (empat poin tujuh milyar rupiah!)
Cek Tepu

Sertifikat Tanah seluas 46.927 m2 di Manokwari
BPN Tepu

Tidak hanya itu, terdapat juga foto yang Lumaksono (Direktur PT Mico Graha Pavindo) yang sedang bersalaman dengan Presiden SBY, lengkaplah usaha mensugesti penemu bahwa itu memang dokumen penting yang sangat berharga dari pemilik yang juga orang penting. Diduga foto tersebut bukan foto asli, namun manipulasi foto.

Setelah tersugesti, penemu pasti menghubungi nomor telepon yang ada diamplop, 081230553900, yang memang sudah ditunggu Lumaksono, dia lalu mengucapkan terima kasih dan meminta mengirimkan ke Surabaya segera, untuk itu Lumaksono menjanjikan uang transport sebesar Rp. 20 juta dan bonus Rp. 100 juta begitu dokumen diterima di Surabaya.

Proses transfer akan dilakukan via ATM dengan dipandu Lukmaksono yang menyuruh transaksi dalam Bahasa Inggris, orang akan dipandu mentransfer seluruh uangnya, orang yang kurang paham Bahasa Inggris pasti sudah terkuras isi ATMnya.

Sudah banyak yang jadi korban, banyak juga yang selamat.
Dahlokers, waspadalah...

- dari berbagai sumber -

27 Februari 2009

Hati-hati penipuan

Penipuan berkedok hadiah langsung pada kemasan deterjen Attack

Kejadian ini sudah agak lama, tapi masih terulang. Seperti yang terjadi pada salah seorang pelanggan attack. Si pelanggan terkejut saat membuka attack kemasan 28 gram dia menemukan selembar kertas seukuran STNK yang bertuliskan :

Surat Pemberitahuan Resmi:
No : 2547/KAO/IN/03012008

Selamat kepada penemu surat ini. PT KAO JAKARTA INDONESIA menyampaikan kepada saudara (i) yang mendapatkan surat ini dimanapun atau daerah mana saja di dalam produk PT KAO JAKARTA INDONESIA berarti sah, resmi mendapatkan hadiah langsung berupa :

1 (satu) unit mobil Daihatsu Xenia

Informasi selanjutnya segera hubungi Kabag Humas PT KAO JAKARTA INDONESIA selaku penanggung jawab Bapak Drs. H. Budi Haryadi Telp. 02199545444 atau 08121823997 pada hari Senin - Jumat jam 06.00 - 16.00 WIB (kecuali hari libur)

Hadiah tersebut langsung diantar ke alamat pemenang setelah menyelesaikan biaya administrasi balik nama (BBN), STNK, BPKB sebanyak 5% (Rp. 7.800.000) dari harga kendaraan Rp. 156.000.000. Biaya tersebut secara dikirim melalui perbankan setempat.

Pajak undian ditanggung pihak perusahaan sebesar 25%. Keputusan ini adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat sesuai dengan ketentuan perusahaan.

Hati-hati dengan segala bentuk penipuan. PT KAO JAKARTA INDONESIA tidak mengadakan undian berhadiah, kecuali didapat langsung dari kemasan attack produk PT KAO JAKARTA INDONESIA bagi anda yang beruntung.

Hormat kami PT KAO JAKARTA INDONESIA
Drs. Sugianto Karim (General Manager)
Konco Kirono (Samsat Polda Metro Jaya)

Disponsori oleh:
Indosiar, RCTI, Departemen Keuangan, Ditjen Pajak Darmin Nasution
Disahkan oleh :
Binsar Panjaitan (Notaris)

Modusnya dengan cara mebeli banyak-banyak deterjen attack, kemudian diisi kupon pemenang undian, kemudian ditutup lagi. Attack yang sudah ditutup kemudian dijual di warung-warung atau ada juga yang dilempar ke rumah-rumah.

Perlu dahlokers ketahui, bahwa sampai saat ini, PT KAO JAKARTA INDONESIA tidak mengadakan promosi dalam bentu apapun.

Dahlokers mesti hati-hati. Cara paling aman untuk terhindar dari penipuan adalah dengan cara menghubungi suara konsumen yang ada pada kemasan.

- dari berbagai sumber -