16 Juni 2009

Mobil Nasional

Ingat mobil Mazda MR90 dan Timor S515? kedua mobil di tersebut digadang-gadang jadi mobil nasional, dengan harga yang dibandrol lebih murah dari kendaraan sejenisnya, kedua mobil tersebut telah menarik perhatian pengguna mobil di Indonesia.

Saat ini telah hadir lagi mobil nasional, mobil tersebut dibuat oleh siswa-siswi SMK (Sekolah Menengah Kejuruan),
tidak tanggung-tanggung, langsung dibuat lima jenis mobil sekaligus, yaitu jenis sedan, SUV (Sport Utility Vehicle), van, double cabin dan pick up, cukup membanggakan

Photobucket
Mobil Esemka SUV

M
obil esemka SUV ini dibuat oleh siswa-siswi SMK Muhamaddiyah 2 Malang, dengan mesin 1.500 cc dengan harga jual (setelah produksi massal) sekitar Rp. 80 juta saja

Photobucket
Mobil Esemka Digdaya (double cabin)

Mobil esemka Digdaya ini merupakan mobil double cabin yang berkapasitas mesin 1.500 cc, diproduksi oleh siswa-siswi SMK Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang, diperkirakan harga jualnya Rp. 110 juta, mobil ini telah diminati oleh perusahaan China untuk dilakukan kerjasama produksi.

Photobucket
Mobil Esemka Zhangaro (pick up)

Mobil pick up esemka Zhangaro, mobil niaga ini sekilas mirip dengan Suzuki Carri Futura, dengan mesin berkapasitas 1.500 cc, dengan 5 percepatan. Mobil ini diproduksi oleh SMK Negeri 10 Malang.

Photobucket
Mobil Esemka Rosa (van)

Mobil esemka Rosa, mobil jenis van ini muat sampai delapan orang penumpang (8 seater), diproduksi oleh SMK Negeri 6 Malang, kapasitas mesin 1.500 cc dan dibandrol dengan harga sekitar Rp. 80 juta

Disamping mobil-mobil produksi anak-anak SMK di atas, juga telah ada (bahkan telah dijual) mobil nasional yang diproduksi oleh pabrikan.

Photobucket
Mobil GEA

GEA merupakan kependekan dari Gulirkan Energi Alternatif, diproduksi oleh PT INKA (PT Industri Kereta Api) Madiun, menggunakan bahan bakar gas (BBG), tetapi sangat dimungkinkan untuk digunakan bahan bakar minyak (BBM) bahkan dengan konsumsi 1 liter bensin untuk 30 kilometer (1:30). Dengan kapasitas mesin 650 cc, mobil ini mampu melaju sampai dengan 85 km/jam. Mobil ini telah mencapai 80% kandungan lokal dan harga jual Rp. 45 - 50 juta.

Photobucket
Mobil Arina

Arina merupakan kependekan dari Armada Indonesia, dikembangkan oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan bekerjasama dengan Depatemen Perindustrian. 4 seater car ini menggunakan mesin sepeda motor 150, 200 dan 250 cc dengan harga jual sekitar Rp. 30 juta.

Photobucket
Mobil Tawon

Mobil Tawon ini mirip dengan Tata Nano, mobil buatan India yang diklaim pailing murah, tetapi setelah masuk ke Indonesia, Tata Nano bisa mencapai harga Rp. 100 juta per unitnya. Karena itulah dengan harga Rp. 48 jutaan si Tawon ini mampu menyengat Tata Nano. Mobil ini diproduksi oleh PT Super Gasindo Indonesia Jaya, mobil ini mampu memuat 4 orang, berkapasitas mesin 650 cc dan kecepatan dapat mencapai 85 km/jam

Photobucket
Mobil Komodo

Komodo, mobil ini merupakan mobil off-road yang cocok digunakan pada perkebunan, gudang, dan jalan-jalan yang kurang bagus. Mobil berpenumpang 2 orang ini mampu melaju sampai dengan kecepatan 60 km/jam dan dibandrol dengan harga Rp. 50 juta

28 Mei 2009

NIKMATNYA NONTON BARENG

SAYANG, YANG KALAH GAK IKUT MERAYAKAN...

Photobucket

Celebration

Celebration

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

25 Mei 2009

NIKMATNYA KERJA BAKTI

Cerita yang tersisa dari kerja bakti dahlokers :

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket
Mang Idil

20 April 2009

Flu Singapura

Flu Singapura

Penyakit ini beberapa hai terakhir cukup menyita perhatian kita. Tidak jelas kenapa penyakit yang satu ini disebut Flu Singapura, padahal yang diserang adalah saluran pencernaan, bukan saluran pernafasan seperti flu umumnya.

Dalam dunia kedokteran, penyakit ini disebut hand, foot and mouth disease (HFMD) atau penyakit tangan, kaki dan mulut (KTM). Penyakit ini disebarkan oleh virus coxsackie dan enterovirus yang mudah menyebar pada musim pancaroba atau musim panas. Penyakit ini biasanya kebal terhadap orang dewasa, umumnya menyerang anak-anak umur 2 minggu sampai dengan 5 tahun, kadang 10 tahun.

Gejala :
Mula-mula demam ringan 2-3 hari, diikuti sakit leher, tidak nafsu makan, pusing dan sakit tenggorokan. Kemudian timbul ruam atau vesikel (lepuh kemerahan) dan sering menjadi bernanah, juga timbul papulovesikel (bintik-bintik merah dan tidak gatal) pada telapak kaki dan tangan. Kadang timbul ruam pada bokong. Penyakit ini akan baik sendiri dalam waktu 7-10 hari, jika dibarengi dengan lemas, muntah, diare atau komplikasi lain harus dirawat di rumah sakit.

Penyebaran :
Virus menyebar melalui kontak langsung dengan penderita, melalui pilek, ludah, tinja dan cairan bintil merah pada kulit. Sedangkan penyebaran tidak langsung melalui barang, handuk, mainan, baju, peralatan makanan yang terkontaminasi. Masa inkubasi 2-5 hari.

Tindakan :
Tidak ada tindakan khusus, apalagi pemberian vaksin, kecuali tindakan untuk mengurangi rasa sakit. Penderita harus cukup istirahat, yang harus diwaspadai adalah dehidrasi, mengingat penderita sulit makan dan minum.

Pencegahan :
- meningkatkan daya tahan tubuh
- hidup higienis, sering cuci tangan
- desinfeksi peralatan yang mungkin terkontaminasi
- hindari kontak dengan pasien
- jauhkan anak-anak yang mempunyai gejala infeksi dari keramaian (sekolah, pasar, transportasi umum, dll.)

Semoga bermanfaat bagi dahlokers

- disarikan dari berbagai sumber -

02 Maret 2009

Hati-hati penipuan (lagi)

Modus : Amplop berisi dokumen penting (seakan-akan) terjatuh

Penipuan dengan modus ini sebenarnya sudah pernah terjadi di banyak daerah, tetapi ternyata masih terjadi lagi.

Pelaku biasanya sengaja menjatuhkan sebuah amplop coklat tertulis "dokumen penting" di jalan yang orang dengan mudah menemukannya, ada juga yang sengaja dijatuhkan di depan rumah.

Orang yang menemukan pasti penasaran untuk membuka amplop tersebut, tentunya inigin mengembalikan kepada yang punya.

Amplop coklan tersebut berisi : Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) atas nama PT Mico Graha Pavindo Surabaya.
SIUP Tepu

Cek Bank Rakyat Indonesia (BRI) senilai Rp. 4.700.000.000 (empat poin tujuh milyar rupiah!)
Cek Tepu

Sertifikat Tanah seluas 46.927 m2 di Manokwari
BPN Tepu

Tidak hanya itu, terdapat juga foto yang Lumaksono (Direktur PT Mico Graha Pavindo) yang sedang bersalaman dengan Presiden SBY, lengkaplah usaha mensugesti penemu bahwa itu memang dokumen penting yang sangat berharga dari pemilik yang juga orang penting. Diduga foto tersebut bukan foto asli, namun manipulasi foto.

Setelah tersugesti, penemu pasti menghubungi nomor telepon yang ada diamplop, 081230553900, yang memang sudah ditunggu Lumaksono, dia lalu mengucapkan terima kasih dan meminta mengirimkan ke Surabaya segera, untuk itu Lumaksono menjanjikan uang transport sebesar Rp. 20 juta dan bonus Rp. 100 juta begitu dokumen diterima di Surabaya.

Proses transfer akan dilakukan via ATM dengan dipandu Lukmaksono yang menyuruh transaksi dalam Bahasa Inggris, orang akan dipandu mentransfer seluruh uangnya, orang yang kurang paham Bahasa Inggris pasti sudah terkuras isi ATMnya.

Sudah banyak yang jadi korban, banyak juga yang selamat.
Dahlokers, waspadalah...

- dari berbagai sumber -